Lanjut ke konten

Kisah Perjalanan Balik Ke manado

Maret 3, 2008

Setelah selesai Penutupan Pertemuan Pendamping Perencanaan di Hotel Pitagiri Jakarta Barat, dengan menumpangi mobil Pak Tarigan. Dalam Mobil di sunguhi lagu-lagu tahun 80an wah…. enak juga koleksi lagu-lagu Pak Tarigan.

Akhirnya sampai lah di terminal Busway aku dengan teman namanya Pak (wah bilang bapak tapi belum kawin…..) panggil aja Muslim dari Kalimantan Timur turun di Mobilnya Pak Tarigan dan melanjutkan Perjalanan Menuju Ke Depdiknas. Sampai di Depdiknas aku dan Muslimin Ketemu dengan Pak Idham Sirruna Pendamping dari sulawesi Barat. Selesai mengurus surat di Depdiknas jam telah menujukan 19.00 wib wah…… kami bertiga sudah mulai kelaparan dan perut sudah keroncogan, munculah ide untuk makan di samping Depdiknas. Saking laparnya kami bertiga makan dgn Lahapnya menu KFC yang kami pesan. Ternyata waktu berjalan kami harus mencari Tiket pesawa untung Pulang ke daerah masing2 Dari Senayan Kami menuju ke Tempat Penjualan Tiket Pesawat di Lion Tower. Saya dengan Pak Idham Langsung Memesan Tiket Pesawat dan pak muslimin kelihatannya masih binggung memesan tiket pesawatnya. Kata seorang pejaga loket bertanya ke pak Muslimin Bapak Mau pesan Tiket Ke Mana. Kalau tiket Ke Surabaya berapa harganya….. aku denga pak Idham terkejut kok Orang kalimantan Timur kok mau kesurabaya lagi. ternyata…….. ada deh….. tanyakan langsung aja ke pak Muslimin. Malam Makin Larut dan udara di jakart makin dingin karena sore harinya barusan di guyur hujan. Selesai semua urusan tiket Pak Badar, Adel, Fadly, Samsuri, Tarigan dan Pak andi Ketemu lagi di Kantor Lion Tower. Akhirnya kami berpisa Dengan Pak badar dan Kawan2 di Lion Tower. Karena Perutnya Pak Fadly juga sudah Keroncogan maka kami mencari rumah makan di… wah ngaktau di mana lokasinya….. kami makan yang kedua kali di rumah makan Padang. Kali ini kami naik mobilnya pak Adel tapi nyetirnya biasa….. Pak Fadly (Spesialis Sopir jika ada pertemuan…..hahahah). Setelah itu kami mengantarkan Pak Muslimin di Koponakannya. yah lumayan mutar2 di Jakarta di malam hari. Akhirnya Nyampe Juga di rumahnya Pak Adel dalam perjalanan seandainya sudah sampai di rumanya pak Adel aku akan tidur puas dan nyeyak. Tiba di rumahnya pak Adel Jam 01.05 Pagi. Di Dalam Kamar yang kasurnya Empuk saya, Pak Idham, Pak Fadly lasung Tertidur lelap suara tidur pak idham pun kedegaran ZzzZZzzzZZZ…. Pas Jam 02.30 Pak Fadly Bagun dari tidur sadar bahwa Tiket kami harus Cek In Jam 03.00 di Badar Udara Cengkareng. Dengan Tergesa2 kami harus menuju ke badar Udara. Pak Adel Juga sudah menungui kami di Tuang Tamu. Akhirnya Kami menuju Ke bandar Udara juga…… Terima Kasih Pak Adel Jasa dan Kebaikan Mu kami tidak akan Lupakan.

One Comment leave one →
  1. Maret 5, 2008 9:58 am

    Om Santri JM…

    Jangan heran kalau aku masih muda tapi suka pada musik melankolis, coz org2x dulu itu melakukan segala sesuatu pakai seni…

    Kalau kayak kita2x ini sekarang selalu pakai otak dan laptop… lupa sama seni memutar otak pakai laptop 🙂

    Coba lihat di TNI, semua di-didik keras tapi mereka selalu belajar bernyanyi terlebih lagu-lagu nostlgia… hasilnya apa, semua Jendral di TNI pasti bisa bernyani sampai-sampai Pak SBY,Wiranto,Sianipar dan banyak lagi jendral ngeluarin kaset…

    Hayo hiu-hiu, senopati-senopati untuk belajar seni sebelum bertanding dengan Pak Siswoyo dalam hal tarik suara…

    Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: