Skip to content

Vista vs Ubuntu

Maret 24, 2009

santriUbuntu diluncurkan pada September 2004. Walau Ubuntu pendatang baru di jagad distro Linux, namun proyek ini melejit dan mendapat banyak perhatian. Terbukti mailing list Ubuntu langsung dipadati diskusi oleh para user dan developer. Dalam beberapa tahun kemudian, Ubuntu tumbuh menjadi distro Linux desktop paling populer dan memberi andil besar dalam menciptakan sistem operasi desktop yang mudah digunakan (easy-to-use) dan bebas (free). Plus, ia mampu bersaing dengan sistem operasi komersial (proprietary) yang ada di pasaran.

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia“. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua“. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.

Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:

  • bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
  • bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
  • bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.

Kedua, Ubuntu belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan proyek-proyek serupa dan mengupayakan menghindarinya dari awal — ia membuat infrastruktur cantik basis web dengan dokumentasi bergaya Wiki, fasilitas bug-reporting kreatif, dan pendekatan profesional ke end user. Ketiga, berkat kedermawanan sang founder, Ubuntu dapat mengirimkan CD gratis ke semua user yang tertarik, ini turut membantu mempercepat penyebaran distro ini. Beralih ke soal teknis, Ubuntu berbasiskan Debian “Sid” (unstable branch), tetapi berisi package-package terkenal, seperti GNOME, Firefox dan OpenOffice.org, yang diupdate ke versi terbaru. Ia memiliki jadwal rilis ajeg 6 bulanan plus rilis Long Term Support (LTS) yang memberikan security update selama 3 – 5 tahun, bergantung edisinya (rilis non-LTS disupport selama 18 bulan).

Fitur menarik lainnya di Ubuntu adalah live CD yang dapat diinstal, creative artwork dan desktop theme, migration assistant bagi pengguna Windows, dukungan untuk teknologi terbaru, seperti efek desktop 3D, kemudahan instalasi device driver proprietary untuk graphics card ATI dan NVIDIA, dan jaringan wireless serta on-demand support untuk codec multimedia berlisensi (non-free).

PLUS: siklus rilis dan rentang waktu support yang pasti (fixed); user-friendly khususnya buat pemula; kaya dokumentasinya, baik dokumentasi resmi maupun kontribusi user. MINUS: beberapa software Ubuntu (seperti Launchpad, Rosetta) adalah berlisensi (proprietary); kurang kompatibel dengan Debian. Software package management: Advanced Package Tool (APT) menggunakan DEB package Edisi yang tersedia: Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu dan Xubuntu untuk prosesor 32-bit (i386) dan 64-bit (x86_64); edisi Ubuntu Server juga tersedia buat prosesor SPARC.

Ubuntu – Linux for Human Beings!

Ubuntu – Linux untuk Umat Manusia !

Anda bisa mendownload Ubuntu versi 8.04.1

http://cdimage.ubuntu.com/releases/hardy/release/

http://releases.ubuntu.com/8.04.1/ubuntu-8.04.1-desktop-i386.iso

ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu/releases/hardy/ubuntu-8.04-desktop-i38

DNS Alternatif Untuk Jardiknas

Januari 29, 2009

Alternatif DNS Lain

DNS : 118.98.224.2; 118.98.224.3 dan 118.98.224.4
Alternatif DNS lainnya adalah:
DNS : 202.134.2.5 dan 202.134.0.155.

Telkomsel Menangkan 5 Blok USO

Januari 16, 2009

Hari ini pemerintah mengumumkan pemenang tender proyek pembangunan telekomunikasi pedesaan (USO) untuk blok 1, 3, dan 6.

Pengumuman pemerintah ini menyusul pengumuman pemenang tender blok 2 dan 7 sebelumnya pada 8 Januari silam.

Ternyata, pemenang tender semua blok tadi masih sama, yaitu Telkomsel. Dengan demikian, Telkomsel akan mengerjakan lima blok sekaligus mulai tahun ini. Baca selanjutnya…

Kisah Sopir Bus Yang Lucu

November 1, 2008

Ciputat 26 Okt 2008

Setelah 2 hari ikut pelatihan di SEAMOLEC maka Hari minggu pun yang di kenal tanggal merah ikut di hitamkan dan pada hari minggu itu di adakan Penutupan pelatihan tenaga Hyforce. Pada Jam 07.30 kami semua peserta sudah menunggu mobil jemputan yang sudah mengantar kami menuju Gedung SEAMOLEC dan Mnunggu Ke wisma. Baca selanjutnya…

Pelatihan HYFORCE SEAMOLEC

Oktober 31, 2008

Jakarta 24 Oktober 2008

Bertempat di Gedung SEAMEO SEAMOLEC di adakan pelatihan tenaga Hyforce di Seluruh Indonesia yang mewakili Provider yang melaksanakan PJJ D3TKJ. Pelatihan terebut berlangsung selama 3 hari dari tanggal 24 hingga 26 Oktober 2008 dengan materi yang sangat Menarik dan langsung mengadakan parktik materi dgn Materi Multicast yang dibawah kan oleh InstrukturSEAMEO SEAMOLEC (Sandy, Red). Yang di maksud dengan Multicast adalah  komunikasi antara satu pengirim dengan banyak penerima di jaringan. Adalah proses komunikasi yang terjadi antar satu alat dengan alat lainnya. Dimana masing-masing alat yang terhubung dapat berkomunikasi dengan alat yang menghubunginya. Contohnya adalah server yang ada pada internet. Dimana server tersebut melayani beberapa komputer yang menghubunginya, dan komputer yang dihubungi dapat memberikan respon balik kepada server itu tadi. Semoga teknologi ini akan memecakan permasalahan pendidikan dan sebagai solusi untuk disparitas pendidikan di bangsa yang tercinta ini.

Kisah sebuah pensil

Maret 29, 2008

sebuah cerita yang dapat direnungkan untuk kita, mengenai sebuah pensilPensil, sejak kecil kita mengenal barang itu dan menggunakannya . barang itu sudah akrab dan tidak asing lagi bagi kita dan seluruh lapisan masyarakat, dari yang kaya hingga yang miskin, seluruh manusia mengenalnya, tetapi pernahkah kita merenungkannya ? Ternyata , pensil itu memberikan gambaran dan makna yang luar biasa tentang hidup ini, hidup orang beriman….. coba sejenak marilah kita memberikan waktu secara khusus merenungkan PENSIL bagi hidup manusia dengan segala dinamikanya, secara khusus bagi hidup iman kita…. Baca selanjutnya…

Detik-Detik Perpisahan Jardiknas

Maret 26, 2008

Kotamobagu 27 Maret 2008

Pagi jam 04.50 waktu gadgets di laptop ku. Aku terbagun mengambil alat penggukur suhu namanya Termometer terleta di laci lemari. Aku ukur suhu badan ku ternyata 38,7 Derajat C. wahhh…. badan ku panas tapi niat untuk menuangkan tulisan ini tidak terbendung lagi. Pada Tanggal 25 maret 2008 turun ke lapagan dan langsung ke PT. Telkom untuk melaporkan ganguan di lokasi Disdik Prov dan Balai Bahasa Prov. Sulut Baca selanjutnya…